PKMK-Yogyakarta. Dalam rangka memperingati World Breastfeeding Week 2026, Divisi Manajemen Mutu PKMK FK-KMK UGM menyelenggarakan webinar “Strategi Peningkatan Mutu Pelayanan Laktasi untuk Mendukung Keberhasilan Menyusui Berkelanjutan” untuk menegaskan bahwa keberhasilan menyusui bukan hanya tanggung jawab ibu, melainkan membutuhkan sistem dukungan yang berkelanjutan dari keluarga, masyarakat, tempat kerja, pemerintah, dan fasilitas pelayanan kesehatan. Webinar menghadirkan tiga narasumber, yaitu dr. Novika Handayani, IBCLC; dr. Aisyah Noor Astari, Sp.OG; serta Dr. dr. Ekawaty Lutfia Haksari, MPH, Sp.A(K).
Berita SDGs
PKMK-Yogyakarta. Pelatihan “Implementasi Value-Based Healthcare (VBHC) untuk Kendali Mutu dan Biaya Rumah Sakit” diselenggarakan oleh Divisi Manajemen Mutu PKMK FK-KMK UGM secara daring pada Kamis (13/08/26). Kegiatan ini menghadirkan Prof. dr. Ascobat Gani, MPH., Dr.PH.; Dr. dr. Zulkarnain Abubakar, MARS; dan Eva Tirtabayu Hasri, S.Kep., MPH, CQIPS sebagai narasumber. Pelatihan ditujukan untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai tata kelola Kendali Mutu dan Kendali Biaya (KMKB), konsep VBHC, serta penerapannya dalam pelayanan kesehatan.
PKMK-Yogyakarta. Pelatihan “Penerapan dan Pengukuran Patient-Centered Care (PCC) di Fasyankes” diselenggarakan oleh Divisi Manajemen Mutu PKMK FK-KMK UGM untuk memperkuat pemahaman dan kemampuan peserta dalam menerapkan serta mengukur PCC sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu dan keselamatan pasien. Pelatihan secara daring menghadirkan Eva Tirtabayu Hasri, S.Kep., MPH, CQIPS, Dr. Fridawaty Rivai, S.KM., M.Kes., dan Dr. dr. Zulkarnain Abubakar, MARS sebagai narasumber.
Pelatihan diawali dengan pemaparan perspektif global PCC oleh Eva. PCC diperkenalkan sebagai pendekatan yang menempatkan kebutuhan, nilai, preferensi, dan tujuan pasien sebagai bagian penting dalam proses pelayanan dan pengambilan keputusan. Penerapannya bukan hanya bergantung pada tenaga kesehatan, melainkan juga membutuhkan perubahan sistem, dukungan organisasi, pendidikan dan pelatihan, serta lingkungan yang memungkinkan tenaga kesehatan memberikan pelayanan yang berpusat pada pasien.
REPORTASE
Seri 1 Ketahanan Keluarga
Webinar Pre-Marriage Talk : Yakin Sudah Siap Menikah? Yuk Kupas Komitmen, Kesiapan, dan Pondasi Keluarga Tangguh!

PKMK, Yogyakarta. Menyoroti berbagai dinamika konflik pernikahan dan keluarga di Indonesia, PKMK menyelenggarakan Seri Webinar Seri 1 Ketahanan Keluarga bertajuk “Pre-Marriage Talk: Yakin Sudah Siap Menikah? Yuk Kupas Komitmen, Kesiapan, dan Pondasi Keluarga Tangguh!” yang diselenggarakan pada hari Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber, yaitu Gusti Kanjeng Ratu Bendoro dari Kesultanan Yogyakarta dan apt. Cahyadi Takariawan, seorang konselor ketahanan keluarga. Webinar ini digelar untuk membekali calon pasangan dengan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kesiapan, komitmen, dan fondasi dalam membangun keluarga yang tangguh, di tengah dinamika sosial masa kini yang membuat pernikahan menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
PKMK-Yogyakarta. Divisi Manajemen Mutu PKMK FK-KMK UGM kembali menyelenggarakan Webinar Mutu Corner #5 bertajuk “Bagaimana Organisasi Belajar dari Insiden: Jalan Menuju Perbaikan Sistem Pelayanan”. Webinar ini dimoderatori oleh Andriani Yulianti, MPH, peneliti PKMK FK-KMK UGM, dan menghadirkan dr. Tjahjono Kuntjoro, MPH, DrPH, FISQua, CRP serta dr. Yael Esthi Nurfitri Kuncoro, Sp.DVE, FINSDV, FAADV, FISQua, CRP sebagai narasumber. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang belajar bersama untuk memperkuat pemahaman bahwa setiap insiden keselamatan pasien harus menjadi sumber pembelajaran yang mendorong perbaikan sistem pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.
Yogyakarta. Masyarakat Compounding di Apotik Indonesia (MCDAI) bekerja sama dengan PT INSPIRY menyelenggarakan Webinar Kebijakan untuk Peracikan Obat Modern di Apotek (Pertemuan 3) dengan fokus “Praktik Dokter-dokter indonesia dengan menggunakan Obat-Obatan Compounding”. Berbeda dengan dua pertemuan sebelumnya yang membahas perkembangan modern compounding dan pengalaman praktik di Malaysia, pertemuan ketiga menghadirkan perspektif dokter yang telah mempraktikkan pendekatan personalized, functional, dan integrative medicine di Indonesia. Diskusi ini memperlihatkan bahwa kebutuhan terhadap obat racikan yang dipersonalisasi sebenarnya telah muncul di Indonesia, terutama pada pasien dengan kebutuhan terapi khusus, tetapi belum didukung oleh sistem regulasi, kompetensi, sarana apotek, dan rantai pasok yang memungkinkan praktik tersebut berjalan secara sistematis di dalam negeri.
Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK-KMK UGM menyelenggarakan seri webinar Memahami “Sesuatu yang Salah” dalam Kebijakan Pendanaan Kesehatan di Indonesia dengan tema “Keterbatasan Pemerintah dalam Pendanaan Kesehatan di Indonesia dan Global: Di Mana Peran dan Posisi Dana Filantropi”. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (11/8/2026) ini memasuki seri ketiga dengan fokus pada filantropi inovatif. Sesi menghadirkan Prof. dr. Laksono Trisnantoro, M.Sc., Ph.D. dan Ir. Trihadi Saptoadi AD, MBE selaku Ketua Pengurus Yayasan Tahija.
Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK-KMK UGM menyelenggarakan Seri Webinar: Memahami “Sesuatu yang Salah” dalam Kebijakan Pendanaan Kesehatan di Indonesia: Prospek Revisi UU SJSN Tahun 2004 & UU BPJS Tahun 2011 pada Selasa (4/82026). Webinar bagian 3b mengangkat tema “Filantropi Tradisional” sebagai salah satu alternatif pendanaan kesehatan di tengah keterbatasan pembiayaan pemerintah. Kegiatan ini dimoderatori oleh Min Adadiyah, AMG., SKM., MPH. dan menghadirkan Prof. dr. Laksono Trisnantoro, M.Sc., Ph.D. sebagai narasumber utama, pembahas dr. Jusi Febrianto, MPH., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, serta dr. Burhanuddin Hamid, MARS., Ketua Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI).
PKMK-Yogyakarta. Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan Webinar Bagian 3a dengan tema “Perkembangan Filantropi Global dan di Indonesia (Hasil dari Pertemuan tentang Pendanaan Kesehatan dan Filantropi di Tokyo tanggal 14 dan 15 Juli 2026)” pada selasa (28/7/2026). Webinar ini membedah hasil pertemuan pendanaan kesehatan di Tokyo yang menyoroti kondisi stagnasi pendanaan kesehatan di Indonesia yang tertahan di angka sekitar 3% dari PDB selama 15 tahun terakhir
Yogyakarta. Masyarakat Compounding di Apotek Indonesia (MC-DAI) serta PT INSPIRY menyelenggarakan Diskusi Kebijakan untuk Peracikan Obat Modern di Apotek (Pertemuan 2) dengan tema “Praktik Dokter dengan Obat Compounding di Malaysia: Apa yang Terjadi di Sana?” secara hybrid pada Kamis (9/7/2026). Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari seri diskusi sebelumnya yang membahas perkembangan modern pharmaceutical compounding. Jika pada pertemuan pertama fokus pembahasan diarahkan pada urgensi pengembangan kebijakan compounding di Indonesia, maka pada pertemuan kedua peserta diajak mempelajari bagaimana praktik tersebut telah diterapkan dalam pelayanan kesehatan di Malaysia, khususnya dari perspektif dokter sebagai peresep obat personalized medicine.
